Tips Mengkonsumsi Buah dan Sayur Saat Hamil

Memberikan anak konsumsi sayuran memang sangatlah sulit, apa lagi kalau usia anak tersebut sudah di atas 1 tahunan. Beberapa cara pun mungkin bisa Anda lakukan dalam membujuk anak untuk mengkonsumsi sayuran tersebut.

Tapi, tentunya hanyalah beberapa sayuran saja yang bisa Anda berikan untuk anak pada artikel tersebut. Nah, untuk Anda yang sedang hamil sebaiknya banyak juga mengkonsumsi sayuran dan buah. Karena, berdasarkan beberapa penelitian ternyata kebiasaan mengkonsumsi sayuran dan buah pada saat hamil itu juga bisa merangsang anak Anda nantinya akan suka dengan kedua makanan sehat tersebut.

Melatih diri mengkonsumsi buah dan sayur saat hamil akan berdampak positif pada tubuh ibu hamil dan juga pada kebiasaan anak dan perkembangannya dalam kandungan Anda. Bayi yang telah diperkenalkan makanan pendamping ASI kebanyakan lebih tertarik pada makanan yang mengandung gula dan garam daripada rasa sayuran hijau tersebut.

Tapi, ternyata tidak sedikit juga penelitian yang telah membuktikan bahwa adanya kebiasaan dan pembelajaran yang akan membuat bayi Anda lebih gemar memakan sayuran jika Anda mengajarkannya sejak dini.

Untuk para ibu hamil yang banyak mengkonsumsi buah dan sayur selama menjalani masa hamil serta memasuki masa menyusui akan menurunkan juga kebiasaan tersebut kepada bayi yang telah diberikan makanan pendamping lainnya selain ASI nantinya.

Nah, kapan ibu hamil mulai mengkonsumsi sayur dan buah tersebut?

Buatlah diri Anda terbiasa dalam mengkonsumsi buah dan sayur tersebut sejak Anda mulai memasuki masa kehamilan pertama Anda. Anda juga harus lebih memperhatikan jenis sayur dan buah – buahan yang sedang Anda konsumsi tersebut.

Untuk ibu hamil, ada beberapa zat yang terkandung dalam sayur – sayuran dan juga buah – buahan yang tentunya sangat berpengaruh besar terhadap perkembangan bayi dan juga tubuh ibu hamil. Tapi, ternyata ada juga beberapa buah yang memiliki zat yang tidak baik untuk bayi yang masih berada dalam kandungan Anda, seperti buah durian.

Buah durian tersebut memiliki 2 kandungan yang dianggap berbahaya pada perkembangan janin dan juga ada sayuran pare yang rasanya pahit tersebut dapat mengganggu kesehatan dari janin Anda.

Apa saja kandungan dalam buah dan sayuran yang tidak baik bagi ibu hamil dan bayinya tersebut ?

Untuk ibu hamil memang memiliki tingkat ketahanan tubuh yang berbeda-beda. Tapi, walaupun Anda memiliki tubuh yang sehat sebaiknya Anda tidak mengkonsumsi berbagai macam sayuran atau buah-buahan sembarangan.

Beberapa kandungan dalam buah dan sayur tersebut berupa pesitisida, bekteri, dan juga sayuran atau buah-buahan yang tumbuh karena pupuk kandang tentu masih bisa tersisa dalam kulit buah dan sayuran tersebut. Jika, Anda mengkonsumsi buah atau sayuran yang mengandung beberapa sisa zat tersebut, maka ini bisa memicu terjadinya toksoplasmosis dan juga parasit yang cukup membahayakan kehamilan Anda.

Untuk itu sebaiknya pada ibu hamil, setelah berbelanja sayuran atau buah – buahan sebaiknya dicuci hingga bersih terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya. Dan, untuk sayuran sebaiknya Anda masak terlebih dahulu sebelum Anda mulai untuk mengkonsumsi sayuran tersebut.

Bagaimana memilih buah dan sayuran yang baik?

Ada beberapa ciri-ciri buah yang segar dan baik untuk dikonsumsi, tapi ada juga buah yang terlihat segar namun ternyata berbahaya bagi kesehatan ibu hamil. Nah, para ibu-ibu hamil sebaiknya memperhatikan dengan baik buah-buahan yang terlihat segar ini.

Kesegaran buah dan sayur tersebut dapat terlihat dari warnanya yang cerah. Nah, janganlah memilih buah import yang memiliki warna yang terlihat sangat cerah dan segar. Ini karena biasanya buah dan sayuran tersebut telah diberi lapisan parafin sebelum dijual di pasaran atau diimport. Fungsi dari lapisan tersebut bisa membuat sayuran tahan lama sehingga warnanya akan tetap cerah dan mencolok.

Perhatikan juga bentuk dari sayuran dan buah tersebut. Jangan memilih sayuran atau buah yang sudah rusak seperti contohnya sayuran yang memiliki daun yang berlubang atau robek. Sayuran yang berlubang dan daun yang robek tersebut bisa saja memungkin adanya kandungan pestisida di dalamnya. Maka dari itu, sebaiknya Anda lebih baik memilih sayuran dan buah yang ditanam dengan metode hidroponik.

Ciri-ciri dari buah yang baik dalam tanaman hidroponik tersebut adalah akar yang panjang, yang ditanam rumah kaca sehingga lebih sulit terserang hama seperti serangga dan lain-lain. Tanaman yang tidak terserang hama tentunya tidak memerlukan pestisida. Anda hanya perlu mencuci saja sayuran dan buah yang didapatkan dari tanaman hidroponik tersebut sampai benar-benar bersih dari pupuk.

Kandungan buah dan sayuran tersebut sangatlah bermanfaat untuk mencukupi kebutuhan nutris dan juga serat baik untuk ibu hamil dan bayinya. Serat yang terkandung dalam buah dan sayuran ini bisa melancarkan pencernaan ibu hamil yang terkadang mengalami wasir. Konsumsi sayuran dan buah setiap hari itu ada juga porsinya dan tidak perlu terlalu berlebihan.

Bagaimana porsi sayuran dan buah untuk para Ibu hamil yang baik ?

Untuk ibu hamil dan ibu yang sedang menyusui sebaiknya mengkonsumsi buah dan sayuran sekitar 4 sampai 5 porsi sayur setiap harinya. Sedangkan untuk ibu hamil kembar Anda cukup mengkonsumsi buah dan sayur tersebut lebih banyak yaitu 6 hingga 7 porsi.

Bagaimana panduan yang baik dalam mengkonsumsi sayur dan buah untuk ibu hamil ?

Panduan untuk mengkonsumsi sayur dan buah yang baik untuk ibu hamil adalah sebagai berikut:

  • Konsumsi satu buah pisang berukuran sedang
  • Sepotong buah melon dengan ketebalan 3 cm saja
  • Sayur bayam atau sup bayam
  • Satu kentang ukuran sedang dan juga ubi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *