tari joged lambak

4 Pengaruh Melayu pada Tari Adat Riau (Begitu Mempesona)

Setiap daerah di Indonesia memiliki ciri khas baik berupa budaya maupun adat istiadat. Salah satunya Kepulauan Riau. Berbicara tentang kebudayaan, Provinsi Riau memiliki tari adat Riau yang khas dan berbeda dengan tarian adat dari daerah lainnya.

Berbagai adat istiadat dan warisan kebudayaan di Riau tidak bisa dilepaskan dari pengaruh kebudayaan Melayu yang berkembang pesat terutama di wilayah Pulau Sumatera. Pengaruh kebudayaan Melayu ini juga mempengaruhi tarian daerahnya.

Nah, Berikut ini adalah beberapa tari daerah dari Riau yang terpengaruh kebudayaan Melayu.

Tari Persembahan

Tari dari Riau pertama yang terpengaruh budaya Melayu adalah tari persembahan. Sesuai namanya, tarian ini adalah persembahan yang ditujukan untuk menyambut tamu penting.

Penampilan Tari Persembahan ini tidak hanya untuk menyambut tamu saja. Pesan lain yang disampaikan dari tarian ini adalah untuk menunjukkan jika masyarakat Melayu di Riau sangat menghargai kekerabatan.

Ketika menampilkan tarian ini, salah satu penari membawa kotak berisi sirih yang akan diberikan kepada tamu yang disambut. Karena itulah tarian ini juga banyak dikenal dengan tari Sekapur Sirih.

Tari Joged Lambak

tari joged lambak

Tari Joged Lambak juga merupakan tari adat Riau yang mendapatkan pengaruh kebudayaan Melayu. Karena pengaruh Melayu yang begitu kental, tarian ini juga memiliki ciri khas layaknya tarian-tarian melayu umumnya.

Ciri khas yang dimiliki Tari Joged Lambak ini adalah gerakannya yang lemah gemulai. Lagu-lagu yang digunakan juga tergolong lagu-lagu berirama joget. Sedangkan alat musiknya adalah alat-alat musik seperti gendang, gong atau tetawak.

Tarian Joged Lambak sudah ada sejak jaman kerajaan Riau Lingga. Pada jaman sekarang tari ini banyak ditampilkan di acara-acara adat besar.

Tari Malemang

tari malemang

Tari Malemang ini selain memiliki ciri khas kebudayaan Melayu yang kental, juga memiliki ciri khas lain yang membedakannya dengan jenis tarian daerah lain. Nah, berikut ini adalah beberapa keunikan dari Tari Malemang ini.

  • Perpaduan dari Beragam Kesenian

Jika jenis tarian lain biasanya merupakan perpaduan antara seni tari dan musik, maka Tari Malemang berbeda. Tarian ini merupakan perpaduan antara musik, tari dan nyanyian.

  • Setiap Penari Memainkan Sebuah peran

Yang unik lagi dari tarian ini adalah bahwa setiap penari memainkan peran masing-masing yang berbeda-beda pula. Umumnya tari Malemang ini ditampilkan oleh 14 orang penari.

Tari Zapin

Tari Riau selanjutnya yang mendapatkan pengaruh kebudayaan Melayu yang begitu kental adalah Tari Zapin. Tarian ini memang begitu terkenal dengan pengaruh kebudayaan melayu di dalamnya. Tidak hanya kebudayaan Melayu, Tari Zapin juga sedikit banyak terpengaruh oleh kebudayaan Arab.

Ciri khas dari tarian Zapin ini adalah gerakan kaki dari penarinya yang begitu lincah dalam mengikuti pukulan gendang ataupun marwas pengiringnya. Jika pada awalnya tarian ini ditampilkan oleh penari laki-laki saja, namun saat ini perempuan juga sudah banyak menampilkan tari Zapin ini.

Beberapa daerah di Sumatera memang menjadi daerah-daerah dimana pada jaman dahulu kerajaan Melayu berkembang dengan begitu pesat. Maka tak heran jika kemudian setiap warisan kebudayaannya juga terpengaruh oleh kebudayaan Melayu.

Begitu pula pada Provinsi Riau ini. Wilayah Riau yang dulunya merupakan bagian dari Kerajaan Riau Lingga turut mempengaruhi warisan budaya seperti tarian dari daerah Riau. Seperti beberapa yang disebutkan di atas.

Masih ada banyak lagi tari adat Riau dengan ciri khas dan keunikan masing-masing. Beberapa tari adat dari daerah Riau yang disebutkan di atas hanya sebagian kecil produk budaya dari daerah Riau yang terpengaruh oleh kebudayaan Melayu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *